Peran Penting dan Perancangan Desain Grafis
Peran Penting dan Perancangan Desain Grafis
Peran Penting Design Grafis Media
Dalam sebuah program pemasaran, desain berperan sangat amat penting dalam tercapainya target penjualan. Desain bisa hadir dalam berbagai bentuk seperti : Web, Desain Poster, Brosur, Flyer, Banner dll.
Sebuah desain idelanya menjadi bagian dari strategi marketing yang efektif. Desain harus mampu menggambarkan kualitas ataupun citra yang dibangun pada sebuah produk atau perusaan. Desain yang baik harus bisa menggambarkan apa yang ingin ditampilkan atau ingin dicapai produk/ perusahaan. Desain bukan hanya mengatur tata letak tulisan dan gambar dengan bagus.
Desain harus mampu menggambarkan tujuan yang ingin dicapai secara visual. Selain itu, desain juga harus mampu mengidentifikasikan produk/perusahaan yaitu menjadi ciri khas yang nantinya akan membedakan dengan pesaingnya.
Jadi Desain Grafis sangat berperngaruh sekali dalam marketing, sebuah brand/produk/perusahaan jika tak memiliki Desain Grafis yang menarik maka akan sulit dimarket-kan, dan sebagus bagusnya desain jika tidak dibarengi dengan branding atau marketing yang bagus akan percuma juga.
Proses Perancangan Desain Grafis
Langkah-langkahnya adalah :
- Mencari Informasi
Kebutuhan
Saat sebuah proyek desain dimulai, kita harus mencari tahu
sebanyak-banyaknya informasi menenai desain yang akan kita buat. Informasi itu
bisa didapat dari klien atau sumber lain. Informasi yang dibutuhkan seperti:
- Apa kebutuhan client
- Siapa target Audience contohnya
lokasi mereka ada dimana, adatnya apa, agamanya, Bahasa, kebiasaan, usia
berapa, pendidikannya apa, status ekonomi, gaya hidup, kepribadian dll
- Produk apa yang akan
dibuat
- Apa pesan yang ingin
disampaikan
- Ukuran atau dimensinya
- Filosofi
- Pesaingnya siapa dll
- Membuat Kerangka Kerja
Setelah selesai mengumpulkan informasi maka langkah selanjutnya adalah
membuat kerangka kerja. Kerangka kerja yang dibuat adalah agenda tertulis
mengenai langkah desain yang akan dilalui serta dilengkapi dengan tujuannya,
ukuran media, kapan diselesaikan, anggaran biaya yang direncanakan dll. Hasil
kerangka kerja ini biasanya dituangkan dalam Creative Brief.
- Mencari Ide Kreatif
Kreatifitas adalah jiwa dalam seorang desainer. Terkadang ide kreatif
ini tidak bisa muncul begitu saja setelah membuat kerangka kerja. Biasanya ide
ini muncul dari kebiasaan-kebiasaan desainer dalam mencari ide. Langkah-langkah
yang umum dilakukan desainer dalam mencari ide kreatif adalah:
- Jalan-jalan/Survey
Biasanya desainner akan jalan-jalan ketempat yang disukai maupun
ketempat yang berhubungan dengan karya yang dibuat. Ini berfungsi untuk
merilekskan pikiran.
- Brainstorming
Brainstorming adalah bertukar ide,
ngobrol-ngobrol dengan klien, keluarga maupun teman-teman yang bisa diajak
bertukar pikiran. Ide kreatif itu tidak tahu kapan dan dimana munculnya
- Sketsa
Desainer akan menulis coretan-coretan di kerta untuk mencari ide,
menggabungkan informasi yang telah dikumpulkan dengan pengalaman yang telah
didapatkan
- Membaca Buku
Membaca buku juga dapat untuk mencari ide kreatif, apakah itu buku
mengenai desain, komik, novel ataupun buku lainnyya
- Kebiasaan
Langkah ini adalah langkah-langkah yang biasa dilakukan oleh desainer
dalam mencari ide. Seperti ada yang memilih berlari-lari dipintai untuk mencari
ide, ada yang menonton Film, belanja dan lain-lain
- Olah Data
Olah data adalah mengumpulkan data atau menggabungkan data yang telah
diperoleh, apakah data informatif maupun data estetis, apakah data informasi
yang diperoleh maupun sketsa kasar, aplikasi yang digunakan, gambar yang telah
dicari dll
- Visualisasi
Visualisasi adalah memvisualkan seluruh data yang telah digabung tadi
menjadi bagian-bagian karya desain yang akan dirancang.
- Pemilihan Warna
Pemilihan warna adalah penggambaran informasi dalam bentuk ilustrasi
warna seperti jika target desain ini adalah ABG maka warnanya haruslah yang
mencolok, jika targetnya adalah Orang Tua maka warnanya haruslah warna gelap
yang sesuai dengan mata orang tua. Warna Background juga
disesuaikan dengan target audience .
- Layouts
Layouts adalah menyusun dan menata data-data yang telah
dikumpulkan. Tata letak tulisan dan gambar yang sesuai. Perhatian penting
untuk layouts adalah proporsi harus sesuai, keseimbangan,
focus desain yang harus ditentukan, irama dan kontras desain.
- Finishing
Tahap ini adalah tahap penggunakan software grafis dalam merancang hasil
karya desain grafis. Software yang biasa digunakan seperti Corel Draw, Adobe
Ilustrator, Photoshop, Adobe Indesign, 3DMax, After Effects dll.
Comments
Post a Comment