Inovasi S.I. : OVO

Zaman sekarang, kemajuan teknologi sudah tidak dapat dibendung lagi. Manusia berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi kekinian yang bertujuan untuk memudahkan hidup. Salah satu contohnya adalah inovasi teknologi uang di Indonesia.

Dahulu kala, setelah melewati zaman sistem barter, sistem penukaran barang dengan barang, kita hanya mengenal 2 (dua) jenis uang untuk melangsungkan transaksi, yaitu uang kertas dan uang logam yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Namun dewasa ini, inovasi uang sudah merambah menjadi uang elektornik/e-money. Di Indonesia penggunaan E-Money sudah sangat marak, buktinya berdasarkan data dari website resmi Bank Indonesia, telah terdapat 22 (dua puluh dua) penerbit E-Money baik berupa Perseroan Terbatas ataupun Bank hingga tahun 2017 ini.

Transaksi yang pembayarannya menggunakan memakai uang cash/tunai masih sering digunakan hingga saat ini, contohnya seperti gambar diatas

Masyarakat Indonesia makin melek teknologi dan terbuka dengan berbagai perkembangan yang muncul bersama dengan teknologi yang semakin maju, salah satunya dengan adanya transaksi non tunai. Bahkan dalam data statistik yang dicatat oleh berbagai lembaga keuangan menunjukan bahwa ada peningkatan pesat dari angka-angka transaksi non tunai dalam jangka waktu yang singkat.Salah satu contohnya adalah catatan dari Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan pertumbuhan pada kuartal III-2018, yaitu sebesar 300,4% jika dibandingkan dengan periode tahun lalu. Hingga Agustus 2018, nilai nominal transaksi uang elektronik diketahui mencapai angka Rp3,8 triliun (naik 393% dibanding periode yang sama di tahun lalu, yaitu 790 miliar rupiah).

Hal itu bisa terjadi karena smartphone berkembang dengan sangat pesat dan juga telah mengubah kebudayaan manusia modern, contohnya saat bertransaksi. Apalagi belakangan banyak kebijakan serta program pemerintah yang menggiatkan transaksi non tunai lewat Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) melalui BI yang telah dicanangkan mulai 2014 silam. Yang paling nyata adalah elektronifikasi jalan tol pada Oktober 2017 yang lalu.

Yang akan kita bahas kali ini adalah OVO, salah satu dari sekian banyak E-Money yang sudah ada di Indonesia.

1. Apa itu OVO?
OVO sendiri adalah salah satu dompet digital yang merupakan sebuah aplikasi pintar yang menawarkan layanan pembayaran dan juga transaksi secara online. OVO juga termasuk produk E-Money yang telah mendapat pengakuan dari bank Indonesia secara sah dan aman yang pastinya dapat digunakan sebagai alat pembayaran via online. 



Pada aplikasi OVO juga kalian dapat menemukan 2 kategori penyimpanan yakni OVO Cash dan juga OVO Points. Disamping itu kedua kategori tersebut juga memiliki manfaat dan kegunaan yang berbeda.
  • OVO Cash
OVO Cash ini biasa digunakan sebagai alat pembayaran di sebuah merchant khusus atau rekanan yang telah bekerjasama dengan OVO
  • OVO Points
Dan sedangkan untuk OVO Ponits sendiri adalah sebuah loyalty reward yang berbentuk point dan dihasilkan setelah pengguna melakukan pembayaran dengan menggunakan OVO Cash di merchant khusus rekanan OVO. Yang lebih menarik disini adalah jika OVO Points terkumpul nantinya dapat digunakan juga sebagai alat pembayaran di seluruh merchat rekanan OVO. Untuk setiap point yang telah terkumpul akan dihargai dengan nilai rupiah yang sesuai dengan nominal pointnya, misa 1 OVO Point = Rp 1. Dengan adanya OVO ini tentunya akan semakin memudahkan transaksi atau pembayaran secara online.

2. Cara Daftar OVO
Nah untuk menggunakan layanan OVO ini, kalian juga dapat melakukan langkah pendaftaran seperti dibawah ini.
  • Download dan Install aplikasi OVO melalui Google Playstore di smartphone Android Anda.
  • Selanjutnya isi data pribadi seperti nama, nomor telepon, dan alamat e-mail.
  • Masukkan kode OTP lewat SMS dan e-mail.
  • Tunggu proses verifikasi dan pilih kode keamanan Anda.
  • Akun OVO Anda akan segera aktif.

3. Cara Cek Saldo OVO
Selanjutnya adalah mengenai cara cek saldo OVO cash. Untuk melakukan cek saldo OVO cash juga dapat dilakukan dengan mudah, dimana kalian hanya cukup masuk ke aplikasi dan dapat langsung melihat pada bagian kiri atas yang sudah tertera jumlah saldo OVO Cash yang ada saat ini.


4. Kelebihan menggunakan OVO
  • Design UI OVO sangat menarik dan kekinian serta terdapat fitur keamanan dobel yaitu Fingerprint dan Passcode / Pin jadi sangat aman.
  • Menggunakan No HP sebagai ID kita dan tidak perlu menggunakan ATM.
  • Banyak promo di berbagai mercant dan keuntungan poin setelah transaksi, poin tersebut dapat digunakan untuk bertransakasi kembali.
  • OVO terintegrasi dengan Matahari Card dengan banyak potongan dan poin.
  • OVO menjadi pembayaran utama Grab jadi makin banyak keuntungan.
  • Top up saldo OVO tidak dikenai biaya tambahan.
  • Bayar di toko hanya tinggal Scan lewat smartphone.
  • Atur keuangan dengan tepat

5. Kekurangan menggunakan OVO
  • Masih ada tagihan yang belum lengkap seperti belum adanya pembayaran BPJS Ketenagakerjaan, PBB dll
  • Upgrade dari Ovo Club ke Ovo Premiere harus datang ke booth langsung blm bisa dilakukan secara online.

Berikut merupakan merchant yang bekerja sama dengan OVO, jadi jika anda bertransaksi di salah satu merchant yang sudah bekerja sama dengan OVO otomatis anda bisa menggunakan saldo OVO anda untuk membayar bill-nya

  • Hypermart
  • Cinemaxx
  • Maxx Coffee
  • Foodmart Fresh
  • Bolt
  • BIG Tv
  • First Media
  • Siloam Hospital
  • Books & Beyond
  • Sky Parking
  • Lippo Mall Puri
  • Boston Health & Beauty
  • Imperial Cakery
  • Mandarin Chicken Rice
  • Matahari Dep Store
  • Grand Imperial Lamian
  • Mom & Toys
  • Daily Bread
  • Pokenbir Jakarta
  • Shiny Tea
  • Lippo Cikarang
  • Brewin’ Hub
  • Toko PDA
  • Garskin
  • Kidds Cuts
  • Lippo General Insurance
  • Hotel Aryaduta
  • Martabux
  • Bari Uma
  • Saint Cinnamon
  • Ichiban Crepes
  • Tori-Ichi
  • Puput Restaurant
  • Share Tea
  • Noodle Culture
  • Natural Farm
  • Oh La La
  • Preso tea
  • Yongki Komaladi
  • Irwan Team
  • Steak 21
Jadi hadirnya E-Money ini membawa perubahan yang berdampak besar jika sebelumnya ketika ingin membeli sesuatu kita harus datang ke toko lalu membayarnya dengan uang tunai, kini kita tanpa perlu repot-repot memberikan uang tunai, namun kita hanya tinggal men-scan Barcode yang ada di tempat tersebut lalu tagihan akan langsung otomatis masuk dan otomatis memotong saldo kita. Namun cara tersebut hanya berlaku di beberapa toko yang sudah bekerja sama dengan OVO ini. Ditambah orang juga sekarang lebih cenderung suka membeli sesuatu secara Online, baik barang atau makanan atau bahkan membayar tagihan listrik atau internet, dibandingkan mendatangi tokonya secara langsung dan melihat langsung barang tersebut, hal itu yang membuat kita agak boros karena ketika kita melihat suatu barang di salah satu online shop dengan harga yang agak miring, otomatis kita tanpa berpikir panjang akan langsung memasukkan barang tersebut kedalam keranjang, lalu Checkout, lalu bayar memakai saldo dari dompet digital milik kita, jadi terkesan agak lebih boros karena semuanya bisa langsung dibayar hanya dengan sekali tekan lewat handphone.



https://www.brilio.net/creator/masa-depan-indonesia-tanpa-uang-tunai-ini-dampak-positif-negatifnya-43bbef.html
https://www.idntimes.com/business/finance/rizky-karo-karo/mau-pakai-e-money-kenali-kekurangan-dan-kelebihannya-dulu-c1c2/full
https://www.sakudigital.com/apa-itu-ovo/
https://www.cermati.com/artikel/keuntungan-gunakan-ovo-cara-top-up-dan-cara-upgrade-ke-ovo-premium
https://tirto.id/baik-buruk-uang-elektronik-cqrl

Comments

Popular posts from this blog

Prinsip Animasi

Peranan AI Dalam Menanggulangi Bencana Alam

Teknik Audit Sistem Informasi